Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kebonagung
sebelum berdiri pada Tahun 1997 pada saat itu BPP Kebonagung masih bergabung dengan BPP Eks
Pembantu Bupati Pacitan. Bangunan Kantor BPP Kebonagung pada awal berdirinya
bergabung di Kantor Kecamatan dan menyewa rumah sebagai Kantor BPP, pada tahun
2010 kantor BPP dibangun di atas tanah Desa Purwoasri Kecamatan Kebonagung
dengan dengan sistim pinjam pakai dengan Perdes Desa Purwoasri di atas tanah 600
M2. BPP dibangun untuk menunjang pembangunan pertanian guna
memenuhi kebutuhan pangan dan produksi pertanian terutama produksi padi.
Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kebonagung
merupakan salah satu Unit Pelaksana Penyuluhan Pertanian yang berada di Wilayah
III. UPT PPP Wilayah III berlokasi di Kecamatan Kebonagung dengan wilayah kerja
juga berada di Kecamatan Kebonagung
Adapun personel yang menjadi pimpinan Balai dan Penyuluhan Pertanian sejak mulai berdiri sampai saat ini sebagai berikut:
1. Bapak Sukisno, SP sebagai Kepala Balai Penyuluhan Pertanian
2. Bapak Suprapto, SP sebagai Kepala Balai Penyuluhan Pertanian
3. Ibu Suwarsi, SP sebagai Kepala Cabang Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
4. Bapak Ir. Agus Riyadi sebagai Kepala UPT Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan.
5. Bapak Ir. Agus Riyadi sebagai Kepala UPT Pelaksana Penyuluhan Pertanian Wilayah III hingga sekarang.
Dalam menjalankan kegiatan penyuluhan pertanian Kepala UPT dibantu oleh kelompok fungsional yang terdiri atas tenaga fungsional PNS sejumlah 5 orang, 5 orang Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THLTBPP) dan 4 orang penyuluh swadaya.
Wilayah kerja Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kebonagung mempunyai ketinggian 0 sampai 550 m dari permukaan laut. Secara garis besar wilayah Kebonagung berbukit-bukit. Adapun jenis tanah di wilayah Kebonagung adalah tanah sawah seluas 1.750 Ha dan tanah kering 10.732 Ha. Lahan sawah di wilayah BPP Kebonagung berupa sawah irigasi teknis/semi teknis, irigasi sederhana dan sawah tadah hujan. Adapan lahan kering diperuntukkan untuk bangunan, tegal/kebun, perkebunan rakyat, hutan rakyat dan lahan lain.
Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kebonagung memiliki 19 desa binaan. Yakni Plumbungan, Karangnongko, Kalipelus, Katipugal, Klesem, Sidomulyo, Worawari, Mantren, Gawang, Karanganyar, Kebonagung, Purwoasri, Banjarjo, Gembuk, Sanggrahan, Punjung, Wonogondo, Ketepung dan Ketro. Desa-desa ini terbagi menjadi 10 WKPP.
Pembentukan kelompok tani di wilayah Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan di dasarkan pada wilayah dusun. Di Kecamatan Kebonagung terdiri atas 134 kelompok tani yang ada yang terdiri dari Kelas Kelompok Tani Pemula sebanyak 0 Kelompok Tani, Kelas Kelompok Tani Lanjut sebanyak 102 Kelompok Tani, Kelas Kelompok Tani Madya sebanyak 31 Kelompok Tani dan Kelas Kelompok Tani Utama 1 Kelompok Tani.
Adapun personel yang menjadi pimpinan Balai dan Penyuluhan Pertanian sejak mulai berdiri sampai saat ini sebagai berikut:
1. Bapak Sukisno, SP sebagai Kepala Balai Penyuluhan Pertanian
2. Bapak Suprapto, SP sebagai Kepala Balai Penyuluhan Pertanian
3. Ibu Suwarsi, SP sebagai Kepala Cabang Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
4. Bapak Ir. Agus Riyadi sebagai Kepala UPT Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan.
5. Bapak Ir. Agus Riyadi sebagai Kepala UPT Pelaksana Penyuluhan Pertanian Wilayah III hingga sekarang.
Dalam menjalankan kegiatan penyuluhan pertanian Kepala UPT dibantu oleh kelompok fungsional yang terdiri atas tenaga fungsional PNS sejumlah 5 orang, 5 orang Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THLTBPP) dan 4 orang penyuluh swadaya.
Wilayah kerja Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kebonagung mempunyai ketinggian 0 sampai 550 m dari permukaan laut. Secara garis besar wilayah Kebonagung berbukit-bukit. Adapun jenis tanah di wilayah Kebonagung adalah tanah sawah seluas 1.750 Ha dan tanah kering 10.732 Ha. Lahan sawah di wilayah BPP Kebonagung berupa sawah irigasi teknis/semi teknis, irigasi sederhana dan sawah tadah hujan. Adapan lahan kering diperuntukkan untuk bangunan, tegal/kebun, perkebunan rakyat, hutan rakyat dan lahan lain.
Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Kebonagung memiliki 19 desa binaan. Yakni Plumbungan, Karangnongko, Kalipelus, Katipugal, Klesem, Sidomulyo, Worawari, Mantren, Gawang, Karanganyar, Kebonagung, Purwoasri, Banjarjo, Gembuk, Sanggrahan, Punjung, Wonogondo, Ketepung dan Ketro. Desa-desa ini terbagi menjadi 10 WKPP.
Pembentukan kelompok tani di wilayah Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan di dasarkan pada wilayah dusun. Di Kecamatan Kebonagung terdiri atas 134 kelompok tani yang ada yang terdiri dari Kelas Kelompok Tani Pemula sebanyak 0 Kelompok Tani, Kelas Kelompok Tani Lanjut sebanyak 102 Kelompok Tani, Kelas Kelompok Tani Madya sebanyak 31 Kelompok Tani dan Kelas Kelompok Tani Utama 1 Kelompok Tani.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar