Bioindustri tidak identik dengan integrasi antara usaha tanaman dan usaha ternak, lebih dari itu bioindustri pertanian berkelanjutan juga melibatkan pemanfaatan jazad renik dan mikroorganisme. Mikroorganisme didalam usaha pertanian yang selama ini dimanfaatkan petani dalam proses dekomposisi dan fermentasi.
Produk decomposer/starter (misal EM4, Stardec, Probion, Bioplus, Biorument, MA 11 dan Orgadec) saat ini sudah banyak tersedia dipasaran. dengan bahan dan sumberdaya yang tersedia di sekitar petani, decomposer/starter sebenarnya dapat dibuat sendiri. Decomposer/starter buatan petani tersebut dikenal dengan Mikro Organisme Lokal (MOL). Salah satunya adalah MOL rumen.
Disebut MOL rumen karena menggunakan bahan baku utama rumen yang biasanya menjadi limbah pada saat pemotongan ternak ruminansia.
Rumen adalah salah satu bagian lambung ternak ruminansia (memamah biak) seperti sapi, kerbau, kambing dan domba. Didalam rumen ternak ruminansia hidup berbagai mikroba seperti bakteri, protozoa, fungi dan yeast. Mikroba ini berfungsi sebagai fermentor didalam rumen tersebut.Bahan utama dalam pembuatan MOL rumen adalah rumen sapi/kerbau/kambing/domba (5 kg) ditambah dengan bekatul padi (1-2 kg), tetes tebu/molases (1-2 liter), daun singkong/kelor (1-2 kg) dan air bersih (25 liter). Dari susunan bahan tersebut, akan diperoleh MOL sebanyak 20-22 liter. Bila diinginkan jumlah MOL lebih banyak, bahan yang digunakan dapat dilipatgandakan dengan tetap mengikuti proporsi tersebut.
Prosedur Pembuatan
Langkah pertama, daun singkong/kelor dibersihkan, kemudian dirajang dan ditumbuk atau diblender. selanjutnya masukkan dau singkong/kelor yang telah hancur ke dalam drum plastik ukuran 60 liter (disesuaikan jumlah bahan). Setelah seluruh daun dimasukkan, rumen sapi juga dimasukkan ke dalam drum, aduk campuran kedua bahan tersebut hingga rata tanpa dicampur air.

Langkah selanjutnya adalah memasukkan seluruh bahan lainnya, yaitu berturut-turut bekatul padi, tetes tebu, dan air (5 liter) ke dalam drum. setelah seluruh bahan diaduk, langkah terakhir adalah menambahkan 20 liter air dan aduk kembali hingga rata.
Drum selanjutnya ditutup dan diklem. Bila perlu lapisi tutup dengan plastik hingga benar-benar tercipta kondisi anaerob. MOL rumen akan siap digunakan dalam 14 hari, pembuatan MOL rumen berhasil dengan diindikasikan hilangnya bau rumen.
Selamat mencoba, mari kita kembangkan pertanian berkelanjutan dengan pertanian organik.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar